Komisi III DPRD Bontang Desak Program Kerja Tim Percepatan Pemanfaatan Void Tambang PT IMM

Headline, Pariwara151 Views

PARADASE.id – Komisi III DPRD Bontang menggelar rapat kerja terkait realisasi   pemanfaatan  void tambang  PT Indominco Mandiri (IMM). Rapat digelar di kantor DPRD Bontang, Senin (07/08/2021) pagi.

Anggota Komisi III Abdul Malik menyatakan,  pihaknya mendesak pemerintah agar mempercepat realiasasi rencana itu.  Hal itu  lantaran, Bontang disebut berada di  ambang batas  krisis  air.

Terlebih,  berdasarkan penelitian dari PT IMM dan Universitas Mulawarman  mengatakan, air bekas lubang  tambang itu layak dijadikan sebagai  air baku yang aman  dikonsumsi warga.

“Kan sudah  ada hasil penelitian, dan tim percepatan pun sudah dibentuk, kami  mau tau seperti apa program kerja dari  pemerintah  agar rencana ini bisa dipercepat,” ujar Abdul Malik.

Mengenai tim percepatan yang dibentuk  pada 29 April lalu, Abdul Malik mengatakan harusnya telah memiliki program kerja yang jelas.

Adapun yang terlibat dalam tim percepatan ini di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PUPRK, Bapelitbang, PT IMM, dan Perumda Tirta Taman.

Asisten II Pemkot Bontang Zulkifli ditunjuk sebagai ketua tim. Sementara Sekertaris tim  yakni  Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air, PUPRK Karel.

“Kami beri waktu dua pekan untuk menyusun program kerja, kemudian paparkan di Komisi III pada  pertemuan selanjutnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdul Malik menyatakan,  dari beberapa opsi yang mereka tinjau sebagai sumber air baku, air di eks void tambang IMM dinilai paling cepat dan realistis untuk dieksekusi. Sementara opsi lain, seperti menunggu Bendungan Marangkayu atau Waduk Kanaan dinilai jauh dari harapan.

“Pemanfaatan air bekas  lubang tambang paling cepat untuk  bisa dilakukan, opsi lain masih  jauh dari harapan.  Kami  juga akan koordinasi dengan DPRD Bontang  mengenai rencana ini,” pungkasnya. (Adv)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *