Paradase.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas kemudahan layanan perizinan dan sertifikasi yang dinilai mampu mendorong pelaku usaha mikro berkembang dan naik kelas.
Apresiasi tersebut disampaikan saat pembukaan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di BSCC Dome Balikpapan. Maman mengaku mendapat banyak laporan positif dari pelaku UMKM terkait proses pengurusan perizinan dan sertifikasi yang berlangsung cepat dan mudah di Kalimantan Timur.
Menurutnya, kemudahan birokrasi menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Ia bahkan menilai Kalimantan Timur layak disebut sebagai provinsi yang ramah terhadap UMKM karena berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pengembangan UMKM menjadi salah satu program prioritas Pemprov Kaltim pada 2026. Berbagai program telah disiapkan, mulai dari pendampingan koperasi modern, pengembangan UMKM, bimbingan teknis ekspor, fasilitasi sertifikasi, hingga peningkatan literasi digital bagi pelaku usaha.
Pemprov Kaltim juga menargetkan lahirnya 100 UKM siap ekspor melalui berbagai program pendampingan dan perluasan akses pasar internasional. Selain itu, sebanyak 1.050 UMKM ditargetkan mendapatkan manfaat dari Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu sepanjang 2025–2026.
Melalui kemudahan perizinan, dukungan pembiayaan, dan penguatan kapasitas usaha, pemerintah berharap UMKM di Kalimantan Timur semakin kompetitif dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. (Sumber: Adpim Pemprov Kaltim/kaltimprov.go.id)
Editor: Faizah
