Sempat Jadi Tempat Istirahat Pekerja, DPRD Jelaskan Nasib Gedung Rumah Kreasi Milenial

Paradase.id – Pemanfaatan Gedung Rumah Kreasi Milenial (RKM) di kawasan Lapangan HOP 1, Kelurahan Satimpo, masih harus menunggu rampungnya seluruh pembangunan kawasan. Pemerintah Kota Bontang belum bisa menetapkan fungsi akhir bangunan tersebut sebelum proses pembangunan tuntas dan aset diserahkan secara resmi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola.

Gedung RKM yang dibangun dengan anggaran APBD senilai Rp4,9 miliar ini belakangan menjadi sorotan publik karena hingga kini belum beroperasi sesuai peruntukannya. Bahkan bangunan tersebut sempat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat pekerja proyek, yang memicu pertanyaan masyarakat terkait kepastian penggunaannya ke depan.

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menjelaskan aset tersebut saat ini masih sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK). Mengingat pembangunan keseluruhan kawasan HOP 1 belum selesai, penyerahan aset kepada OPD pengelola belum dapat dilakukan.

Selama proses pengerjaan masih berlangsung, kawasan tersebut memang belum layak digunakan untuk aktivitas warga. Hal ini bukan hanya terkait kelengkapan administrasi, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan kerja.

“Pertama, aset ini belum bisa diserahkan ke OPD pengampu karena masih dikelola DPUPRK. Kedua, seluruh kawasan masih dalam tahap pembangunan, sehingga belum diperbolehkan ada aktivitas masyarakat di sana, demi alasan keselamatan kerja,” ujarnya, Senin, 22 Juni 2026.

Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan kawasan HOP 1 selesai tahun ini. Setelah tuntas, aset akan diserahkan kepada OPD terkait — dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) — yang kemudian akan merumuskan konsep pemanfaatan Gedung RKM. Pemerintah berwenang penuh menentukan fungsi bangunan, apakah tetap sebagai Rumah Kreasi Milenial, dialihkan menjadi ruang kreativitas anak muda, atau konsep lain yang disesuaikan kebutuhan.

“Nanti setelah selesai dan diserahkan, Dispora yang akan menentukan pemanfaatannya. Apakah tetap menjadi Rumah Kreasi Milenial, ruang kreativitas, atau bentuk lain, semuanya diputuskan pemerintah,” jelasnya.

Kawasan HOP 1 dirancang tak hanya menghadirkan bangunan fisik, melainkan menjadi ruang publik hidup yang menampung aktivitas olahraga, seni, budaya, hingga interaksi sosial bagi seluruh warga Bontang. Oleh karena itu, pembahasan soal kemungkinan perubahan fungsi Gedung RKM dinilai masih terlalu dini. Yang terpenting, fasilitas yang dibangun dengan uang rakyat ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal, terawat baik, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang membutuhkan ruang berekspresi.

“Yang paling utama adalah bangunan ini nanti bisa dimanfaatkan sepenuhnya, terawat, dan memenuhi kebutuhan warga, terutama anak muda untuk menyalurkan kreativitas, seni, maupun aktivitas olahraga,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *