Paradase.id – Menanggapi maraknya kasus kehamilan di luar nikah di kalangan anak, Anggota Komisi A DPRD Bontang Saeful Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengutamakan pendekatan pembinaan dan pendampingan, bukan kemarahan maupun pemberian stigma negatif. Menurutnya, sikap menghakimi tidak akan menyelesaikan masalah, sebaliknya mereka justru sangat membutuhkan dukungan agar bisa bangkit.
Saeful menegaskan anak yang terlanjur melakukan kesalahan berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri. “Mereka butuh dirangkul, dibimbing, dan diarahkan menjadi pribadi yang lebih baik. Sekadar marah-marah atau mencela tidak akan memberikan solusi apa pun,” ujarnya.
Ia menekankan peran orang tua sangat krusial dalam mendampingi anak agar tidak terpuruk dan kehilangan harapan. Pendampingan yang tulus akan membantu anak memulihkan diri dan kembali menjalani hidup dengan pandangan positif. Sebaliknya, kemarahan berkepanjangan serta cemoohan hanya akan memperburuk kondisi psikologis mereka.
Saeful juga mengimbau masyarakat luas untuk menyingkirkan pandangan negatif terhadap anak yang mengalami kondisi tersebut. Dukungan lingkungan menjadi fondasi penting dalam proses pemulihan dan pembinaan mereka.
“Kalau hal itu sudah terlanjur terjadi, janganlah mereka diperberat lagi dengan kemarahan yang tiada henti. Rangkul dan tuntunlah mereka menuju kehidupan yang lebih baik, baik dari sisi keagamaan, sosial, pendidikan, maupun aspek kehidupan lainnya,” katanya.
Ia berharap keluarga dan masyarakat bahu-membahu menciptakan lingkungan yang suportif bagi generasi muda. Setiap orang, tegasnya, selalu memiliki peluang untuk berubah menjadi lebih baik jika mendapatkan bimbingan dan dukungan yang layak dari orang-orang di sekitarnya. (Adv)
