Paradase.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar Seminar Jumat Belajar bertema “Kupas Tuntas Dampak Ekonomi IKN!” untuk membahas pengaruh pembangunan IKN terhadap perekonomian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, hingga Pulau Kalimantan. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Balai Kota Otorita IKN itu diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai instansi, termasuk Bank Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Himpunan Bank Negara di Nusantara.
Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, mengatakan seminar tersebut menjadi wadah untuk membahas hasil kajian dampak ekonomi pembangunan IKN berbasis data. Menurutnya, kajian tersebut penting sebagai dasar penyusunan kebijakan agar pembangunan IKN mampu mendorong transformasi ekonomi secara berkelanjutan.
Dalam seminar dipaparkan bahwa dampak terbesar pembangunan IKN saat ini terkonsentrasi di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil kajian menunjukkan pertumbuhan ekonomi PPU meningkat signifikan hingga 19,9 persen dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur, sementara pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur tercatat 3,7 persen lebih tinggi dibanding provinsi lain di Pulau Kalimantan.
Direktur Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Ibnu Yahya, menyampaikan bahwa pembangunan IKN dan Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) menjadi peluang untuk mengubah struktur ekonomi Kalimantan Timur yang selama ini masih bergantung pada sektor ekstraktif. Transformasi tersebut diarahkan melalui hilirisasi, pengembangan sektor bernilai tambah, dan peningkatan kompleksitas produksi.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan hasil kajian makroekonomi tersebut harus diterjemahkan menjadi program nyata di setiap unit kerja Otorita IKN. Ia juga mengajak seluruh pegawai terus membangun budaya belajar agar organisasi mampu berkembang dan menjawab tantangan pembangunan Nusantara.
Melalui forum ini, Otorita IKN berharap pembangunan Nusantara tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan. (Sumber: Humas Otorita IKN/ikn.go.id)
Editor: Faizah







