Paradase.id – Gelaran perdana Olimpiade Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kota Bontang mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari kalangan legislatif. Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mendorong agar ajang olahraga kerukunan tersebut dapat ditetapkan sebagai agenda rutin yang digelar setiap menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menilai kegiatan ini membawa dampak positif berganda bagi dinamika sosial masyarakat, khususnya bagi warga perantau asal Sulawesi Selatan yang tinggal dan mencari nafkah di Kota Bontang.
Menurut Andi Faizal, Olimpiade KKSS perdana ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk kebolehan di bidang olahraga, melainkan juga sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ikatan emosional antarwarga keturunan Sulawesi Selatan.
“Ini Olimpiade KKSS yang pertama. Mudah-mudahan menjadi kegiatan yang terus kita laksanakan setiap memperingati hari kemerdekaan,” ujarnya saat memberikan sambutan dan dukungan langsung, Sabtu (22/8/2026).
Politisi Golkar ini berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lain, baik di wilayah Kalimantan Timur maupun kota-kota lain di Indonesia. Menurutnya, selain mempererat persaudaraan sesama perantau, kegiatan bernuansa budaya dan olahraga ini juga bisa menjadi momen pengobat rindu akan kampung halaman di Sulawesi Selatan.
Andi Faiz turut mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti berbagai rangkaian perlombaan yang digelar panitia. Ia menilai semangat peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa kegiatan paguyuban ini mendapat sambutan positif dari masyarakat luas.
Ia menegaskan, kemenangan di arena pertandingan bukanlah tujuan utama dari kegiatan tersebut.
“Yang paling utama adalah silaturahminya. Kita hadir untuk saling mengenal, saling bersilaturahmi dan semakin mengikat hubungan emosional antarwarga Sulawesi Selatan yang ada di Kota Bontang,” katanya.
Di sisi lain, Andi Faizal menilai pelaksanaan Olimpiade KKSS yang digelar secara sederhana ini tetap memberi dampak ekonomi positif, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. Ia berharap keramaian yang tercipta selama dua hari pelaksanaan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat akar rumput, khususnya para pedagang kaki lima di kawasan Lapangan Lang-Lang.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pilar paguyuban, pihak sponsor, serta semua elemen yang telah bekerja keras mendukung suksesnya acara tersebut. Ke depan, ia berharap Olimpiade KKSS dapat terus berkembang secara lebih profesional, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Bontang dan organisasi KKSS di ajang yang lebih tinggi.
“Walaupun kita laksanakan secara sederhana, tetapi dampaknya luar biasa. UMKM juga bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk hidup dan tumbuh ekonominya,” pungkasnya. (adv)
