Menteri PU Jelaskan Alasan Tunjuk Purnawirawan TNI Jadi Dirjen SDA

Paradase.id – Menteri Kementerian Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkap alasan menunjuk purnawirawan TNI Mayjen (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA). Penunjukan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan “darah baru” di lingkungan Kementerian PU untuk mempercepat proyek strategis nasional.

Dody menilai Arnold memiliki latar belakang yang relevan karena berasal dari Korps Zeni TNI, yang dikenal memiliki kompetensi di bidang infrastruktur dan konstruksi. Menurutnya, pengalaman tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan Direktorat Jenderal SDA dalam menangani berbagai proyek pembangunan.

“Zeni itu kan PU-nya tentara,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta.

Ia menjelaskan, Kementerian PU membutuhkan pendekatan baru untuk mempercepat sejumlah pekerjaan infrastruktur, terutama pembangunan bendungan dan jaringan irigasi. Pemerintah juga tengah bersiap menghadapi dampak El Nino berkepanjangan yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian dan ketersediaan air.

Menurut Dody, masuknya figur dari luar birokrasi diharapkan dapat membawa pola kerja yang lebih cepat dan efektif. Ia menegaskan penunjukan tersebut dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kebutuhan organisasi, bukan semata-mata latar belakang militer.

Selain Arnold, Kementerian PU juga melantik sejumlah pejabat eselon I lainnya untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah. Pelantikan tersebut mencakup posisi sekretaris jenderal, kepala badan, hingga staf ahli menteri.

Penunjukan purnawirawan TNI di lingkungan kementerian sempat menjadi perhatian publik. Namun, Dody memastikan seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur dan melalui koordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia juga membantah anggapan bahwa pelantikan dilakukan secara diam-diam karena berlangsung pada hari libur nasional. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tetap bekerja untuk memastikan program prioritas berjalan tanpa hambatan.

“Di pemerintahan Pak Prabowo tidak ada hari libur,” kata Dody.

Kementerian PU saat ini memang tengah fokus mempercepat sejumlah proyek strategis nasional, termasuk pembangunan bendungan, irigasi, infrastruktur dasar, hingga proyek pendukung ketahanan pangan. Pemerintah menilai percepatan pembangunan infrastruktur menjadi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

Di sisi lain, penunjukan figur berlatar belakang militer ke jabatan sipil kembali memunculkan diskusi publik terkait profesionalisme birokrasi dan reformasi kelembagaan. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa penempatan pejabat tetap mengacu pada kebutuhan organisasi dan kompetensi individu.

Dengan adanya pergantian pejabat di lingkungan Kementerian PU, pemerintah berharap pelaksanaan proyek strategis dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Penguatan sektor sumber daya air juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. (Sumber: cnnindonesia.com)

Editor: Faizah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *