PARADASE.id – Pengadaan hidran untuk mengatasi potensi kebakaran di Bontang Kuala mendapat angin segar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
Wakil Ketua DPRD Bontang Junaidi mengatakan, ia akan berkunjung ke Kementrian PUPR dalam waktu dekat untuk memastikan bantuan pengadaan tersebut.
“Pengadaan hidran dapat restu dari pusat. Dalam waktu dekat saya akan berangkat ke Jakarta untuk menindaklanjuti hal itu,” ujar Junaidi usai menghadiri rapat di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Selasa (06/04/2021) siang.
Junaidi menjelaskan, pengadaan hidran tersebut juga masuk dalam program rencana induk objek wisata Bontang Kuala. Artinya, pengadaan tersebut juga nantinya menggunakan APBD Bontang.
“Kalau jadi dari PUPR, nanti akan dibagi beban yang harus ditanggung pemerintah pusat dan pemerintah Bontang,” ujarnya
Sejatinya, pengadaan hidran tersebut sudah direncanakan pada anggaran murni tahun ini. Namu karena refocusing , pengadaan tersebut paling cepat bisa dilakukan pada anggaran perubahan yang akan datang.
“Kemarin sudah diusulkan, tapi batal karena anggaran di refocusing untuk penanganan pandemi corona,” ujarnya.
Terakhir, dia menyebut bahwa pengadaan hidran merupakan satu-satunya pilihan untuk mengatasi kebakaran di Bontang Kuala. Hal tersebut lantaran, mobil pemadam kebakaran tidak memiliki akses masuk lantaran jalanan di wilayah tersebut terbuat dari kayu dan sempit.
“Hidran memang satu-satunya pilihan, mobil pemadam tidak bisa masuk dan air dari warga pun tidak bisa digunakan, karena listrik pasti padam saat kebakaran,” pungkasnya. (Adv)
