Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY

Gelar Sidak, DPRD Bontang Adu Mulut Dengan Panitia Pembangunan

Redaksi Paradase by Redaksi Paradase
June 2, 2020
in Headline, Pariwara
0
Gelar Sidak, DPRD Bontang Adu Mulut Dengan Panitia Pembangunan

PARADASE.ID. Komisi III DPRD Kota Bontang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada pembangunan Bontang Citi Mall yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Laut,  Selasa (02/06).

Kehadiran DPRD dilokasi pembangunan seyogyanya dapat bertemu pihak PT  Brantas Abipraya sebagai manajemen pemenang tender pembangunan, tapi nyatanya dilapangan justru mereka disambut oleh tim panitia pembangunan yang memang dibentuk oleh pengembang Bontang Citi Mall (BCM).

Kedatangan para wakil rakyat yang dipimpin oleh Amir Tosina ke lokasi pembangunan tersebut ternyata tak diindahkan oleh panitia pembangunan yang diketuai oleh Amat Jaya selaku ketua RT 24. Sehingga antara anggota DPRD dengan pihak panitia sempat terlibat perdebatan ringan.

Amir Tosina pun juga mengaku kepada awak media, bahwa pihaknya telah mengikuti Prosedur dalam Sidak ini.

“Sidak hari ini sudah melalui prosedural, lembaga DPRD sudah bersurat kepada pihak pengembang BCM serta PT. Brantas selaku perusahaan pelaksana pembangunan,” ungkap Amir Tosina.

“Sidak ini juga dilaksanakan oleh DPRD untuk menindaklanjuti laporan Masyarakat yang merasa terganggu dengan hilir-mudiknya kegiatan yang membawa material tiang pancang milik BCM beberapa waktu yang lalu,” lanjutnya.

Bersamaan hal tersebut, pihak yang dipercayakan oleh PT. Brantas yang ada dilokasi menyatakan kepada awak media bahwa pihaknya tidak mengetahui soal sidak yang dilaksanakan oleh  Komisi III.

“Kami tidak ada mendapat informasi dari perusahaan soal sidak hari ini, dan memang posisi lokasi ini kami kunci karena tidak ada kegiatan atau libur,” terang Ibrahim Perwakilan PT. Brantas Abipraya yang dipercayakan dilokasi pembangunan BCM.

“Terakhir ya hari selasa yang lalu. Kami menerima kiriman material tiang pancang, setelah itu libur dan semua manajemen balik ke Jakarta,” lanjutnya.

Dari kejadian ini, pihak DPRD berencana akan melakukan pemanggilan kepada pihak pengembang BCM dan manajemen perusahaan pelaksana pembangunan yakni PT. Brantas Abipraya untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Tampak hadir dilokasi pembangunan saat sidak, Lurah Tanjung laut beserta beberapa staf, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. (*)

 

Tags: bontangheadlinepariwarasekwan DPRD kota Bontang
Previous Post

Tujuh JPT Mengadu ke DPRD

Next Post

Pemkab Kutim Usulkan 51 Persen Saham Pengelolaan KEK-MBTK

Next Post
Pemkab Kutim Usulkan 51 Persen Saham Pengelolaan KEK-MBTK

Pemkab Kutim Usulkan 51 Persen Saham Pengelolaan KEK-MBTK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

Ikuti Kami

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved