Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY

Walk Out, BW Geram DPRD Tak Dilibatkan dalam Pembahasan DED Jalan Lingkar

Redaksi Paradase by Redaksi Paradase
September 8, 2021
in Headline, Pariwara
0
Walk Out, BW Geram DPRD Tak Dilibatkan dalam Pembahasan DED Jalan Lingkar

PARADASE.id – Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang geram dengan sikap Pemerintah Kota yang tidak  melibatkan lembaga legislatif dalam  pembahasan Detail Engineering Design (DED) jalan lingkar.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bontang, politisi Nasdem tersebut memilih walk out usai menyampaikan keluhannya.

“Bubarkan saja DPRD ini, tidak ada  gunanya. Jelas disebutkan UU kalau Pemerintah Kota  itu Legislatif dan Eksekutif. Kalau seperti itu tidak ada simbiosis mutualisme namanya,” ujar Bakhtiar geram saat rapat pada Selasa (07/09/2021).

Dia menuturkan,   pemerintah Kota Bontang seharusnya mengulas DED jalan lingkar  sebelumnya. lantaran DED jalan lingkar yang telah dibuat sebanyak dua kali namun tak kunjung dieksekusi.

“DED ini sudah dua kali gagal. Sebaiknya kita review saja yang sebelumnya agar tidak buang-buang anggaran,” ujarnya.

Lebih jauh dia menuturkan, lelang DED yang memiliki nilai Rp 862 juta ditaksir membutuhkan sekitar Rp 400 miliar untuk pengerjaan fisik. Artinya pengerjaan proyek dengan anggaran sebesar itu membutuhkan  skema  pengerjaan multiyears.

“Seharusnya pemerintah pikir dari mana asal anggaran sebesar itu. Pun sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2018, proyek yang dikerjakan secara multiyears harusnya berdasarkan persetujuan DPRD,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang Tavip Nugroho menjelaskan, DED sebelumnya berbeda dengan  yang sekarang.

DED pertama dirancang untuk menghubungkan Kelurahan Lok Tuan dan Tanjung Limau. Peruntukannya untuk mengurai lalu lintas dan  sebagai jalan alternatif. DED yang kedua, menghubungkan Bontang Kuala dan Tanjung Limau dan berguna sebagai destinasi wisata.

“Kalau yang DED sekarang  juga untuk penanggulangan banjir ROB. Beda peruntukannya,” pungkasnya. (Adv)

Tags: bontangheadlinepariwarasekwan DPRD kota Bontang
Previous Post

Proyek Jalan Lingkar Butuhkan Rp 400 Miliar, Ketua Komisi II DPRD Bontang Sebut APBD Tidak Cukup

Next Post

Anggota DPRD Bontang Minta Pemkot Bekali Garda Isoman Dengan Pengetahuan Medis

Next Post
Anggota DPRD Bontang Minta Pemkot Bekali Garda Isoman Dengan Pengetahuan Medis

Anggota DPRD Bontang Minta Pemkot Bekali Garda Isoman Dengan Pengetahuan Medis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

Ikuti Kami

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

news-1701