Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY

Pembayaran PBB Pakai Gopay Belum Maksimal, Bapenda Bontang Siapkan Program QRIS

Redaksi Paradase by Redaksi Paradase
October 7, 2020
in Headline, Pariwara
0
Pembayaran PBB Pakai Gopay Belum Maksimal, Bapenda Bontang Siapkan Program QRIS

PARADASE.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang memberikan solusi membayar Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB secara praktis melalui GoPay sejak awal September lalu. Hal itu untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kendati demikian, layanan yang resmi diluncurkan selama dua bulan terakhir ini belum dimanfaatkan masyarakat Bontang.

“Sejak dimulai, belum ada satupun yang  membayar  pajak  lewat Gopay,” ujar Kepala  Bapenda  Sigit Alpian, melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pembukuan dan  Pengendalian Operasional (P3O) Moch. Arif Rohman, saat ditemui di kantornya,  Jalan MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara, Kamis (24/09/2020) siang.

Arif menjelaskan, penyebab kurangnya pembayaran PBB melalui Gopay diakibatkan kebanyakan masyarakat Bontang belum mengetahui tentang program itu. Ditambah layanan utama Gojek yakni ojek online belum hingga dan tidak adanya  aplikasi Gojek sebagai perusahaan yang  mengeluarkan Gopay belum  masuk di Bontang.

‘Masyarakat belum tahu dan juga Gojek pun belum masuk di Bontang,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan pembayaran  pajak melalui transaksi non tunai, pihak Bapenda telah melakukan koordinasi dengan Bank Kaltimtara untuk  bisa melakukan pembayaran pajak  dengan  menggunakan aplikasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Aplikasi tersebut,  memungkinkan  pembayaran tranksaksi yang  berbentuk non tunai bisa digunakan oleh berbagai  aplikasi. Seperti gopay, ovo dan semacamnya.

“Secepatnya akan kami rampungkan itu, agar lebih memudahkan para wajib pajak,” pungkasnya.

Sebagai  Informasi, selain melalui aplikasi Gopay, pembayaran  PBB juga bisa  dilakukan dengan transfer online bank Kaltimtara dan di Indomaret se-Kota Bontang. (Adv)

 

Tags: bontangheadlinepariwarasekwan DPRD kota Bontang
Previous Post

Bapenda Bontang Kaji Penegakan PBB dalam Lyanan Publik

Next Post

Belum Diatur Rinci, Penarikan Pajak Sarang Walet Kian Sulit

Next Post
Belum Diatur Rinci, Penarikan Pajak Sarang Walet Kian Sulit

Belum Diatur Rinci, Penarikan Pajak Sarang Walet Kian Sulit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

Ikuti Kami

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved