PARADASE.id – Momentum hari lahir Pancasila ke-76 yang jatuh pada hari ini, Selasa (01/06/2021). Peringatan yang bertema “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh” tahun ini disambut meriah oleh setiap kalangan masyarakat. Salahsatunya datang dari Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Dia pun mengajak agar peringatan ini bisa dijadikan sebagai momentum persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan agama menurutnya bisa disatukan dengan menerapkan secara utuh nilai-nilai dari Pancasila. “Mari jadikan momentum hari lahir Pancasila ini untuk mempererat persatuan dan kesatuan sesama warga negara. Tidak peduli apapun suku dan agamanya,” pesan Andi Faiz. Pun dia mengimbau agar masyarakat kembali menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Lantaran selama beberapa tahun terakhir, Andi Faiz menilai, penerapan nilai Pancasila kurang. Terutama dalam menerapkan toleransi antara umat beragama. ‘Mari kita amalkan kembali nilai Pancasila secara utuh dalam kehidupun sehari-hari,” ujarnya. Upaya melemahkan Pancasila beberapa tahun terakhir pun dianggapnya perbuatan yang tidak perlu. Apalagi dalam mengganti ideologi Pancasila dengan paham yang lain. Sebab menurutnya, Pancasila merupakan ideologi yang sudah final dan memuat semua kepentingan masyarakat Indonesia. “Mengganti Pancasila dengan ideologi yang lain saya rasa tidak perlu. Pancasila sudah paten dan harus kita terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Toh Pancasila merupakan warisan dari pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan indonesia yang harus dijaga,” pungkasnya. (Adv)

Headline, Pariwara149 Views

PARADASE.id – Dinas Koperasi  Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan  (Diskop UKMP)  Bontang mengusulkan lapangan bekas MTQ Center  yang berada di Jalan Parikesit, Bontang Baru sebagai  pusat kuliner.

Kabid Koperasi dan UMKM Yusran mengatakan, dipilihnya lokasi tersebut lantaran aset milik pemerintah itu terkesan terbengakalai, pasca dipindahnya MTQ center ke lapangan Bessai Berinta.

“Daripada tidak terpakai, mending dimanfaatkan  saja,” ujar Yusran, Rabu (16/06/2021) siang.

Selain itu, lokasi tersebut dianggap sangat strategis untuk mengembangkan usaha kuliner. Lantaran memiliki lokasi strategis. Pun, bekas MTQ center itu memiliki bangunan yang dianggap layak dipakai untuk berjualan. Sehingga pelaku usaha di bidang tersebut tidak perlu  lagi  mengeluarkan biaya tambahan  untuk membangun lapak.

“Bekas MTQ center ini sangat  strategis, berada  di tengah  kota. Bangunannya pun bisa dipakai untuk berjualan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan selain untuk mengembangkan usaha kuliner, lokasi tersebut juga bisa dimanfaatkan  untuk lokasi mengembangkan kreatifitas pemuda di Bontang. Seperti lokasi tampil band lokal dan kerajinan tangan.

“Kan di sini  ada panggung, jadi bisa dipakai untuk tampil,” pungkasnya. (Adv)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *