Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Home Headline

Heboh Santriwati di Ponpes Al-Aziziyah NTB Meninggal, Diduga Dihantam Balok dan Sajadah

Redaksi Paradase by Redaksi Paradase
July 9, 2024
in Headline, Lintas
0
Heboh Santriwati di Ponpes Al-Aziziyah NTB Meninggal, Diduga Dihantam Balok dan Sajadah

Paradase.Id – Seorang santriwati berinisial NI, meninggal pada Sabtu pagi (29/6) usai dirawat medis selama 16 hari. Perawatannya berpindah, mulai dari poliklinik, ke puskesmas, dan berakhir di RSUD dr. Raden Soedjono Kabupaten Lombok Timur.

Meninggalnya anak gadis asal Ende, Nusa Tenggara Timur itu menyisakan tanya di benak orang tuanya. Sebab beredar kabar, korban dianiaya sejumlah orang di tempat NI menuntut ilmu, yakni Ponpes Al-Aziziyah, Lotim.

Konon, NI dihantam balok kayu dan sajadah hingga mata kiri korban bengkak dan bagian kepala sebelah kanannya benjol. Makanya, orang tua korban melapor ke polisi lalu memilih mengautopsi jenazah NI di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk mengungkap penyebab NI meninggal.

Sementara Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menerima hasil visum almarhumah dan menjadikannya dasar memulai penyidikan.

“Jadi, para pihak yang sebelumnya kami undang untuk memberikan keterangan, kami panggil lagi sebagai saksi untuk jalani pemeriksaan, hari ini (kemarin) kami layangkan panggilan,” kata Kepala Satreskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama di Mataram, Senin kemarin.

Para pihak tersebut, kata dia, tidak hanya dari orang tua korban, tetapi pemeriksaan juga mengarah pada pihak Ponpes Al-Aziziyah. “Tenaga medis yang pernah menangani perawatan korban dari poliklinik, puskesmas, sampai RSUD dr. Raden Soedjono juga kami agendakan untuk menjelaskan soal visum,” ujarnya.

Kasatreskrim menjelaskan bahwa hasil visum berasal dari poliklinik dan puskesmas. “Nanti hasil visum yang dari RSUD dr. Raden Soedjono kami minta dalam agenda pemeriksaan,” katanya.

Meski enggan mengungkapkan hasilnya, Yogi memastikan pihaknya telah menemukan indikasi perbuatan melawan hukum dari penanganan laporan di tahap penyelidikan.

Perihal autopsi jenazah NI, pihak kepolisian belum mendapatkan hasil resmi dari Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. “Jadi, hasil autopsi masih kami tunggu, nantinya akan jadi kelengkapan alat bukti,” ucap dia.

Sebelumnya Ponpes Al-Aziziyah menyatakan tidak menemukan adanya bukti penganiayaan santriwati NI (13). “Jadi, dari hasil cek kami di pondok, semua ustazah, santriwati teman NI ini sekamar, bibi dapur tempat dia sering cerita, CCTV yang ada di sini juga sudah kami periksa semua, tidak ada bukti yang mengarah pada dugaan penganiayaan, itu makanya kami heran,” kata Herman Sorenggana, kuasa hukum Ponpes Al-Aziziyah di Lombok Barat, Kamis 27 Juni silam, sebelum NI meninggal.

Bila ada keributan atau perkelahian sesama santri maupun dengan tenaga pengajar dan pengasuh asrama, jelas dia, pihak ponpes pasti mengetahui hal tersebut. Dia turut menceritakan bahwa pihak ponpes sudah menelusuri aktivitas santriwati NI sebelum dilarikan ke RSUD dr. Raden Soedjono di Kabupaten Lombok Timur.

“Kami telusuri aktivitasnya dari tanggal 12 sampai 14 Juni 2024,” ucapnya.

Pada 12 Juni 2024 itu santriwati NI terdengar mengeluhkan benjolan nanah seperti jerawat pada bagian hidung. Rekan NI sempat menyarankan untuk berobat ke klinik.

“Tetapi, saran itu tidak dihiraukan, malah santriwati kami ini dilihat temannya menusuk benjolan itu dengan jarum pentul,” ujar dia.

Kemudian, esok harinya, pada Kamis sore (13/6), santriwati NI mengeluh sakit demam dan benjolan nanah pada hidungnya tersebut sudah nampak pecah dan berlubang.

“Dokter kami waktu itu langsung cek, santriwati NI dibawa ke klinik kami, dikasih obat sesuai keluhan sakit. Keluhannya itu demam dan bengkak di bawah mata,” kata Herman.

Karena kondisinya tidak kunjung membaik, kata dia, pihak ponpes kemudian menghubungi orang tua NI yang berdomisili di NTT.

“Jadi, setelah hubungi keluarganya beri tahu kondisi kesehatan NI, pamannya atau wali dari santriwati kami ini menjemputnya, Jumat sore (14/6),” ujarnya.

Dari pantauan CCTV pada Jumat sore (14/6), Herman memastikan bahwa santriwati NI tampak masih bisa berjalan menuju kendaraan jemputan.

“Itu makanya, kami kaget setelah melihat kondisi NI di rumah sakit, itu berbeda dengan kondisinya saat meninggalkan pondok. Itu berjarak lima hari dari penjemputan,” ucap dia.

Dengan menceritakan hasil penelusuran demikian, Herman mengatakan pihak ponpes juga ingin mengetahui apa penyebab gangguan kesehatan santriwati NI.

Tags: headlinelintas
Previous Post

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 5.000 ke Rp 1.365.000 Per Gram

Next Post

Copa Amerika: Timnas Panama Berhasil Kalahkan Amerika Serikat Dengan Skor Tipis 2-1

Next Post
Copa Amerika: Timnas Panama Berhasil Kalahkan Amerika Serikat Dengan Skor Tipis 2-1

Copa Amerika: Timnas Panama Berhasil Kalahkan Amerika Serikat Dengan Skor Tipis 2-1

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

  • Catatan Singkat Suku Bangsa di Kalimantan Timur

    Catatan Singkat Suku Bangsa di Kalimantan Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Security Bisa di PKWT Sesuai UU Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Buka Koperasi? Pastikan Penuhi 16 Buku Wajib Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Kabar Eky Masih Hidup, Praktisi Hukum: Bongkar Makam Anak Iptu Rudiana Jika Itu Benar!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi VIII DPR RI dan Kemenag Telah Sepakat BPIH 2024 Rp 93,4 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Faizal Minta Pemkot Evaluasi Anggaran Bimtek dan Fokus pada Proyek Infrastruktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kena PHK Tak Dapat Pesangon, Pekerja Bisa Lapor ke Disnaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Cari Tahu Lebih Tentang Layanan Maxim Transportasi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengerikannya Kasus ODGJ Mutilasi ODGJ di Garut, Pelaku Sempat Mengusap-usap Kepala Korban yang Tak Bernyawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karya Anak Muda Bontang Ini Bakal Dipamerkan Dalam Ajang Japan Design Invention Expo 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

Ikuti Kami

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

news-1212

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

80046

80047

80048

80049

80050

80051

80052

80053

80054

80055

80056

80057

80058

80059

80060

80061

80062

80063

80064

80065

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

news-1212