Paradase.id – DPRD Kota Bontang mewanti-wanti seluruh pihak sekolah untuk memasukkan data sarana dan prasarana secara realistis dan transparan ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sikap terbuka ini dinilai sangat krusial agar pemetaan kekosongan fasilitas dapat dijadikan pijakan kuat dalam memperjuangkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat.
Desakan tersebut disuarakan oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. Ia menilai peluang Kota Bontang untuk menggaet kucuran dana pembangunan dari Kementerian Pendidikan sangat terbuka lebar, asalkan tidak terhambat oleh manipulasi atau ketidaksesuaian data di lapangan.
“Kalau memang sekolah masih kekurangan, sampaikan saja sesuai kenyataan. Jangan sampai datanya menunjukkan fasilitas sudah lengkap, sementara di lapangan masih banyak yang perlu dibenahi,” tegas Heri.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan bahwa dokumen Dapodik yang valid akan menjadi modal utama legislatif saat menggelar agenda konsultasi maupun koordinasi ke tingkat kementerian. Dengan data riil, usulan perbaikan ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas penunjang dapat diperjuangkan secara presisi.
Heri juga mengingatkan bahwa program bantuan kementerian tidak terbatas bagi sekolah negeri semata, melainkan juga mencakup sekolah swasta. Pihaknya meminta jajaran kepala sekolah untuk mengikis rasa gengsi atau kekhawatiran bahwa pelaporan kekurangan fasilitas akan merusak citra akreditasi sekolah.
“Yang kami kejar bukan sekadar status sekolahnya, tetapi bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan fasilitas yang mereka gunakan benar-benar mendukung proses pendidikan,” lugasnya.
Ia menegaskan, DPRD Bontang siap mengawal usulan alokasi anggaran tersebut hingga ke tingkat pusat begitu seluruh daftar inventarisasi kebutuhan sekolah telah terverifikasi secara objektif.
“Pada prinsipnya, kami di DPRD akan mendorong komunikasi dengan pemerintah pusat setelah data kebutuhan sekolah dipastikan sesuai kondisi di lapangan. Dengan begitu, usulan bantuan dapat disampaikan secara lebih terarah,” tutupnya. (Adv)
