Paradase.id – Kebutuhan fasilitas kantor di SMPN 8 Bontang Selatan menjadi sorotan DPRD Bontang. Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menyatakan pihaknya akan mengusulkan pembangunan fasilitas tersebut kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Ia menilai pembangunan kantor guru merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan. Untuk itu, DPRD akan berupaya mendorong pembangunan tersebut dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kantor guru kita minta upayakan itu lewat APBN, karena kan ada progam presiden sehingga kita minta kejar itu, dan nanti akan lakukan kunjungan ke kementerian,” ungkapnya belum lama ini.
Heri menyebut sejumlah sekolah lain telah lebih dulu merasakan manfaat program serupa, sehingga berbagai kebutuhan fasilitas sekolahnya dapat terealisasi.
Ia menjelaskan, rencana kunjungan ke kementerian nantinya bertujuan memastikan setiap kebutuhan fasilitas sekolah dapat terakomodasi dalam program pembangunan dari pemerintah pusat.
“Makanya kita mau upayakan jangan sampai di dalam Dapodik nya itu dia menerangkan bahwa sekolah ini sudah lengkap segala sesuatunya padahal tidak,” tuturnya.
Ia pun meminta agar setiap kekurangan fasilitas di sekolah segera dilaporkan dan diperbarui melalui sistem Dapodik.
Menurutnya, data yang akurat dalam Dapodik akan menjadi dasar penting bagi DPRD saat melakukan kunjungan ke kementerian, sehingga usulan dapat langsung ditindaklanjuti dan dimasukkan dalam program pembangunan pemerintah pusat.
“Kita minta sampaikan saja apa yang menjadi kekurangan sekolah sehingga pada saat kita melakukan kunjungan ke kementerian kita bisa langsung follow up,” jelasnya.
Melalui langkah tersebut, Heri berharap kebutuhan fasilitas kantor di SMPN 8 Bontang Selatan dapat segera memperoleh perhatian dari pemerintah pusat, sehingga kekurangan yang ada di sekolah bisa lekas terealisasi. (Adv)
