Paradase.id – Peta kepemimpinan di Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kota Bontang dipastikan bakal berubah. Posisi Ketua Pansus yang selama ini dipegang oleh Joni Alla Padang dalam waktu dekat akan diserahkan kepada figur lain di internal pansus.
Pergeseran posisi ini terjadi seiring dengan penugasan resmi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menunjuk Joni untuk mengisi kursi unsur Pimpinan DPRD Bontang. Posisi strategis tersebut sebelumnya kosong setelah ditinggalkan almarhum Maming.
Meski demikian, mekanisme pergantian tidak bisa dilakukan secara instan. Joni menegaskan bahwa proses rotasi harus mematuhi regulasi serta tertib tata tertib dewan agar produk hukum yang dihasilkan tidak cacat prosedur.
“Nanti untuk perubahan dilakukan dalam rapat internal dulu. Keputusannya baru disahkan lewat paripurna. Karena ini pembahasan produk hukum, tidak boleh cacat prosedur. Semisal hasil kesepakatan adalah wakil pansus yang naik menggantikan ketua, maka penggantiannya harus lewat paripurna,” ujar Joni saat dikonfirmasi.
Secara teknis, prosedur perombakan tersebut akan melewati dua tahapan utama:
* Rapat Internal Pansus: Pembahasan awal dan musyawarah penentuan nama pengganti—termasuk opsi menaikkan Wakil Ketua Pansus menjadi ketua—akan disepakati di tingkat internal pansus terlebih dahulu.
* Pengesahan di Rapat Paripurna: Hasil kesepakatan internal wajib dibawa dan disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Bontang, mengingat pembentukan awal serta penetapan komposisi keterwakilan fraksi di pansus juga ditetapkan melalui forum paripurna.
Kendati harus melepas jabatan ketua di pansus, Joni memastikan komitmennya untuk tidak lepas tangan begitu saja. Ia menegaskan akan tetap mengawal setiap tahapan pembahasan RTRW Kota Bontang hingga tuntas.
Sebab, sebagai bagian dari unsur Pimpinan DPRD kelak, ia secara ex officio memiliki ruang dan kewenangan untuk tetap terlibat aktif mengawasi jalannya pembahasan rancangan peraturan daerah tersebut.
“Apalagi saya dari awal juga sebagai ketua pansus, maka saya punya tanggung jawab moral untuk tidak terlepas dari pembahasan RTRW ini,” tandasnya. (Adv)
