Paradase.id — Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mendesak Pemerintah Kota Bontang lewat OPD terkait untuk segera mengevaluasi pekerjaan kontraktor yang mengerjakan pemasangan jaringan gas (jargas) di sejumlah permukiman.
Desakan itu muncul menyusul banyaknya keluhan warga terkait lubang galian yang dibiarkan terbuka atau hanya ditimbun sementara dalam jangka waktu lama, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di lingkungan pemukiman.
Menurut Sahib, proyek jargas kali ini menunjukkan buruknya kualitas pelaksanaan dibandingkan empat periode pemasangan sebelumnya. Dia menyayangkan alasan kontraktor yang menyebut kekurangan tenaga kerja sebagai pembenaran atas pekerjaan yang terlambat dan tidak rapi.
“Alasan kekurangan tenaga kerja tidak bisa diterima. Tidak boleh mengambil proyek jika kapasitas tidak memadai,” tegasnya.
Beberapa warga mengaku terpaksa menutup kembali bekas galian agar tidak membahayakan anak-anak dan kendaraan. Sahib menilai kondisi tersebut mencerminkan sikap tidak profesional, bahkan merusak infrastruktur yang sudah ada. Oleh karena itu, ia meminta Pemkot memberikan sanksi tegas dan mencatat kontraktor yang bermasalah agar tidak kembali mendapat proyek di masa mendatang.
Sahib juga meminta agar perbaikan dilakukan secara permanen: bukan sekadar penimbunan tanah, tetapi pengaspalan atau pengecoran sesuai kondisi semula sehingga fungsi dan estetika jalan pulih. Dia menambahkan agar pemerintah memberi deadline perbaikan dan melakukan pengawasan berkala untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai kontrak.
Pemkot Bontang, lanjutnya, perlu berkoordinasi dengan kontraktor untuk menyusun jadwal pekerjaan yang minim mengganggu warga serta menyiapkan mekanisme pengaduan cepat bagi masyarakat. “Kalau perlu, libatkan pengawas independen supaya standar pekerjaan benar‑benar terpenuhi,” ujar Sahib.
Permintaan evaluasi ini mendapat dukungan dari beberapa tokoh warga yang berharap proyek infrastruktur seperti jargas berjalan efisien tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (Adv)
