Paradase.id – Maraknya aksi vandalisme yang merusak fasilitas umum di Kota Bontang dinilai sangat disayangkan, sekaligus mencederai upaya pemerintah dalam menata dan memperindah ruang publik agar bisa dinikmati dengan nyaman oleh seluruh warga.
Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menegaskan, segala fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara adalah milik bersama yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, kewajiban menjaga dan merawatnya pun berlaku bagi semua pihak.
Ia mengingat pembangunan ruang publik dilakukan di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, kesadaran dan rasa memiliki dari masyarakat menjadi kunci agar fasilitas tersebut tetap terjaga keberadaannya.
“Ini menuntut kesadaran sekaligus rasa bangga warga terhadap kotanya sendiri. Meski kondisi keuangan daerah belum memudahkan, pemerintah tetap berupaya membangun fasilitas yang seharusnya bisa dinikmati bersama,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.
Andi Faiz mencatat, saat ini berbagai ruang publik di Bontang sudah dimanfaatkan secara aktif oleh seluruh lapisan masyarakat—mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga ibu-ibu—bahkan hingga larut malam. Padahal manfaatnya sudah dirasakan nyata, namun masih ada pihak yang dengan sengaja merusak fasilitas tersebut lewat aksi vandalisme.
“Sering kita saksikan berbagai kalangan warga memanfaatkan ruang publik ini sampai malam. Sungguh sangat disayangkan jika di tengah manfaat yang dirasakan bersama, masih ada tangan jahil yang merusaknya,” ungkapnya.
Ia berharap kasus vandalisme yang sempat menyita perhatian publik lewat media sosial dapat menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi kalangan remaja dan anak-anak, untuk lebih peduli dan menjaga aset fasilitas umum. Masyarakat pun diimbau tidak hanya memanfaatkan fasilitas tersebut, tetapi juga turut aktif merawatnya agar tetap awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.
“Semoga kejadian yang sempat viral ini menjadi peringatan sekaligus meningkatkan kesadaran kita semua, terutama generasi muda, untuk turut menjaga apa yang sudah dibangun demi kepentingan bersama,” pungkasnya. (Adv)
