DPRD Bontang Sesalkan Gagalnya Lelang yang Berasal Dari Bankeu Provinsi

Headline, Pariwara219 Views

PARADASE.id – Pembangunan infrastruktur di Kota Bontang terpaksa mengalami hambatan akibat  gagalnya lelang  beberapa waktu lalu. Infrastuktur yang dimaksud yakni  penurapan sungai di Jalan Brokoli, Kelurahan gunung Elai, Bontang Utara

Anggota DPRD  Bontang Abdul Samad pun menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, proyek itu bisa jadi solusi pemerintah untuk mengatasi banjir di Kota Bontang. Terutama di Kelurahan Gunung Elai  yang  dikenal sebagai langganan banjir.

“Sangat disayangkan, proyek itu sangat berguna bagi  masyarakat Bontang. Tapi  terpaksa batal  hanya karena masalah tender,” ujar Abdul Samad saat rapat Paripurna DPRD Bontang, Selasa (14/09/2021) siang.

Lebih jauh, Abdul Samad mengatakan selain pembangunan infrastruktur yang terhambat, Pemerintah Kota Bontang juga berpotensi untuk tidak mendapatkan  bantuan  keuangan (bankeu)  Provinsi Kalimantan Timur.

“Proyek ini kan dari bankeu, pasti nanti jadi evaluasi dari provinsi kalau proyek  yang dikasikan batal hanya karena  tender,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang Basri Rase menyesalkan dua paket pekerjaan fisik yang dibiayai APBD Provinsi Kaltim batal lelang.

Dua kegiatan itu yakni proyek peningkatan Jalan Asmawarman, di Kelurahan Gunung Telihan, senilai Rp 10,5 miliar. Serta, pembangunan turap sungai di Kelurahan Gunung Elai, senilai Rp 22,9 miliar.

Basri mengaku sedih sekaligus marah atas kejadian itu. Menurutnya, proyek yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat harus tertunda lantaran gagal lelang.

“Tentu saya sangat sedih. Agar kejadian serupa tidak terulang, saya telah rombak kepengurusan di ULP,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *