Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY
Menu
  • TERAS
  • LINTAS
  • LIPUTAN KHUSUS
  • RAGAM
  • PARIWARA
    • DISKOMINFO KOTA BONTANG
    • DPRD KOTA BONTANG
    • DPRD PROV. KALTIM
    • DPRD KAB. KUTIM
    • DISPOPAR KALTIM
    • DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
    • DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KALTIM
  • PARADASE DIGITAL GALLERY

Upaya Pemkot Dinilai Tak Cukup, DPRD Bontang Dorong Raperda Penanggulangan Banjir

Redaksi Paradase by Redaksi Paradase
May 19, 2021
in Headline, Pariwara
0
Upaya Pemkot Dinilai Tak Cukup, DPRD Bontang Dorong Raperda Penanggulangan Banjir

PARADASE.id – Penanggulangan masalah banjir di Bontang disebutkan bakal lebih serius. Setelah sebelumnya, rekomendasi Pansus DPRD Bontang dianggap tidak dijalankan secara efektif oleh pemerintah.

Sampai kemudian DPRD Bontang mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanganan Bencana Banjir dalam Prolegda Kota Bontang Tahun 2021.

Wali Kota Bontang Basri Rase menyatakan setuju dengan rancangan perda tersebut. Asalkan, muatan materi diatur secara spesifik serta disesuaikan dengan Raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah yang diluncurkan tahun ini.

Selain itu, Basri juga mengusulkan agar menggunakan aplikasi yang berbasis web dan pemasangan CCTV untuk pemantauan informasi banjir.

Menanggapi hal tersebut, Fraksi Amanah Nurani Rakyat (Annur) menyatakan perlu ada upaya serius dalam menanggulangi ancaman banjir yang kerap terjadi setiap tahun.

Anggota Fraksi Annur Rusli menjelaskan, berbagai  upaya pemerintah Kota Bontang selama ini yang bersifat struktural, ternyata belum sepenuhnya mampu menanggulangi  banjir.

Selain itu, selama ini penaggulangan banjir lebih terfokus pada penyediaan bangunan fisik pengendali banjir untuk mengurangi dampaj bencana. Meskipun, kebijakan non fisik yang umumnya mencakup partisipasi masyarakat sudah dirancang, namun belum diimplementasikan secara baik.

“Kami nilai, penanggulangan banjir selama ini belum efektif, makanya DPRD Bontang usulkan  penanganan dalam bentuk perda sebagai dasar hukum agar pemerintah lebih  serius  menangani masalah tersebut,” ujar Rusli saat rapat paripurna DPRD Bontang, Senin (17/05/2021) siang.

Dijelaskan Rusli, kebijakan sektoral, sentralistik dan top down tanpa melibatkan warga sudah tidak sesuai dengan perkembangan global. Yang menuntut desentralisasi, demokrasi dan partisipasi pemangku kepentingan, terutama warga yang terkena bencana banjir.

Selain itu, kebijakan  penanggulangan banjir yang bersifat fisik harus diimbangi dengan langkah-langkah non fisik. Sehinggap peran warga dan pemangku kepentingan lainnya diberi tempat yang sesuai.

“Supaya penanggulangan banjir lebih integratif dan efektif,” ujarnya.

Fraksi Annur pun meminta agar pendanaan penanggulangan banjir harus lebih maksimal dalam APBD maupun APBN. Serta melibatkan pihak swasta dalam pembiayaan penanggulangan banjir.

“Anggaran harus lebih maksimal di APBD dan APBN serta meminta pihak swasta agar lebih terlibat dalam  hal tersebut,” tutupnya. (Adv)

Tags: bontangheadlinepariwarasekwan DPRD kota Bontang
Previous Post

Raperda Penataan dan Pembagunan Menara Telekomunikasi Dinilai Penting Atasi Perda Usang di Bontang

Next Post

DPRD Bontang Dorong Pemerintah Bantu Korban Kekerasan Militer Israel di Palestina

Next Post
DPRD Bontang Dorong Pemerintah Bantu Korban Kekerasan Militer Israel di Palestina

DPRD Bontang Dorong Pemerintah Bantu Korban Kekerasan Militer Israel di Palestina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved

Ikuti Kami

Tentang Kami  |  Kontak Kami  |  Pedoman Siber  |  Redaksi

Ikuti Kami

© 2019 Paradase - All Rights Reserved